Cara Merawat Anak Kucing Usia Satu Bulan Pertama
Cara Merawat Anak Kucing Usia Satu Bulan Pertama - Kelahiran bayi kucing adalah moment yang sangat ditunggu oleh para breeder/cat owner. Akan tetapi merawat bayi kucing, khusus nya kucing Ras ternyata butuh perhatian ekstra. Bagaimana kondisi bayi kucing dan hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan selama 4 minggu pertama setelah bayi kucing lahir, Bu Mita dari Prabu Cattery akan memberikan tips-tipsny:
pada tahapan ini, bayi kucing masih dalam kondisi buta dan tuli. Makanan, kehangatan dan perlindungan tergantung pada induknya. Hal yang perlu dilakukan:
– Tempatkan bayi kucing pada ruangan hangat karena pada usia ini bayi kucing tidak bisa menahan udara dingin dan panas. Sediakan bohlam pijar di kandang untuk menjadikan kandang tetap hangat
– Usahakan bayi kucing yang baru lahir segera mendapat susu dari induknya, karena induk pada 2 hari pertama pasca melahirkan akan menghasilkan air susu yang disebut colostrum. Colostrum ini mengandung antibodi, protein, serta vitamin A dan D.
– Cek rutinitas buang urin dan buang air besar. Karena pada tahapan ini, bayi kucing masih perlu dirangsang untuk mengeluarkannya. Induk kucing biasa melakukan dengan cara menjilat anus dan saluran kencing bayi kucing. Untuk bayi kucing yang ditinggal induknya, bisa kita bantu dengan mengusap kapas/tisu basah.
– Timbang setiap hari. Berat bayi kucing harus bertambah setiap hari. Pertambahan berat badan ideal adalah 10gr/hari. lakukan pencatatan, waspadai jika tidak terjadi peningkatan atau terjadi penurunan. Lakukan hal ini sampai masuk usia sapih kurang lebih hingga usia 2 bulan
– Jika induk tidak dapat menyusui, dapat dicarikan induk tumpangan/pengganti yang sedang menyusui juga. Jika hal ini tidak memungkinkan, pemberian susu pengganti sangat diperlukan. Cari susu pengganti khusus kucing yang rendah laktosa seperti susu bubuk royal canin
– Untuk bayi kucing yang tidak disusui induknya, pemberian susu di usia satu minggu pertama sebanyak 7 kali/ 2-4 ml
Pada usia ini mata dan telinga bayi kucing mulai terbuka. Bersihkan mata rutin setiap hari dengan air hangat atau air otsu. Pemakaian sensipads/underpads/perlak sebagai alas kandang sangat membantu agar bayi kucing tetap kering, tidak terkena basahan air kencing karena pada usia ini bayi kucing belum bisa melakukannya di bak pasir. Bayi kucing mulai bisa berdiri pada hari ke 14.Untuk bayi kucing yang tidak disusui induknya, pemberian susu di usia minggu kedua sebanyank 6 kali/ 5-10 ml
Gigi anak kucing mulai tumbuh di usia ini. Anak kucing juga mulai bisa buang air kecil dan besar sendiri. Pada usia ini anak kucing mulai dapat menjilat. Hindari pemakaian salep yang bersifat meracuni di badan anak kucing, karena sangat rentan terjilat. Selain susu induk yang sudah semakin berkurang secara kualitas dan kuantitas, pemberian susu tambahan mulai diperlukan, karena anak kucing mulai dapat bermain sehingga perlu ditambah asupan nutrisi nya. Untuk bayi kucing yang tidak disusui induknya, pemberian susu di usia minggu ketiga sebanyak 5 kali/ 10-15 ml
Pada usia ini, anak kucing sudah mulai belajar untuk makan makanan induknya. pemberian makanan weaning mulai dapat diperkenalkan. Anak kucing usia sebulan akan meningkat keingintahuannya, biasanya mereka akan mulai memanjat karena mulai mengerti ketinggian. Kapasitas pendengaran dan penglihatannya mulai berkembang sempurna. Untuk bayi kucing yang tidak disusui induknya, pemberian susu di usia minggu keempat sebanyak 5 kali/ 10-15 ml.
Demikian lah kondisi anak kucing pada usia satu bulan pertama, semoga penjelasan dan tips-tips yang diberikan dapat bermanfaat. Perhatian dan kesabaran kita sangat dibutuhkan untuk dapat menghasilkan anak-anak kucing yang sehat dan lucu.
![]() |
| Cara Merawat Anak Kucing Usia Satu Bulan Pertama |
Usia satu minggu pertama
pada tahapan ini, bayi kucing masih dalam kondisi buta dan tuli. Makanan, kehangatan dan perlindungan tergantung pada induknya. Hal yang perlu dilakukan:
– Tempatkan bayi kucing pada ruangan hangat karena pada usia ini bayi kucing tidak bisa menahan udara dingin dan panas. Sediakan bohlam pijar di kandang untuk menjadikan kandang tetap hangat
– Usahakan bayi kucing yang baru lahir segera mendapat susu dari induknya, karena induk pada 2 hari pertama pasca melahirkan akan menghasilkan air susu yang disebut colostrum. Colostrum ini mengandung antibodi, protein, serta vitamin A dan D.
– Cek rutinitas buang urin dan buang air besar. Karena pada tahapan ini, bayi kucing masih perlu dirangsang untuk mengeluarkannya. Induk kucing biasa melakukan dengan cara menjilat anus dan saluran kencing bayi kucing. Untuk bayi kucing yang ditinggal induknya, bisa kita bantu dengan mengusap kapas/tisu basah.
– Timbang setiap hari. Berat bayi kucing harus bertambah setiap hari. Pertambahan berat badan ideal adalah 10gr/hari. lakukan pencatatan, waspadai jika tidak terjadi peningkatan atau terjadi penurunan. Lakukan hal ini sampai masuk usia sapih kurang lebih hingga usia 2 bulan
– Jika induk tidak dapat menyusui, dapat dicarikan induk tumpangan/pengganti yang sedang menyusui juga. Jika hal ini tidak memungkinkan, pemberian susu pengganti sangat diperlukan. Cari susu pengganti khusus kucing yang rendah laktosa seperti susu bubuk royal canin
– Untuk bayi kucing yang tidak disusui induknya, pemberian susu di usia satu minggu pertama sebanyak 7 kali/ 2-4 ml
Usia minggu kedua
Pada usia ini mata dan telinga bayi kucing mulai terbuka. Bersihkan mata rutin setiap hari dengan air hangat atau air otsu. Pemakaian sensipads/underpads/perlak sebagai alas kandang sangat membantu agar bayi kucing tetap kering, tidak terkena basahan air kencing karena pada usia ini bayi kucing belum bisa melakukannya di bak pasir. Bayi kucing mulai bisa berdiri pada hari ke 14.Untuk bayi kucing yang tidak disusui induknya, pemberian susu di usia minggu kedua sebanyank 6 kali/ 5-10 ml
Usia minggu ketiga
Gigi anak kucing mulai tumbuh di usia ini. Anak kucing juga mulai bisa buang air kecil dan besar sendiri. Pada usia ini anak kucing mulai dapat menjilat. Hindari pemakaian salep yang bersifat meracuni di badan anak kucing, karena sangat rentan terjilat. Selain susu induk yang sudah semakin berkurang secara kualitas dan kuantitas, pemberian susu tambahan mulai diperlukan, karena anak kucing mulai dapat bermain sehingga perlu ditambah asupan nutrisi nya. Untuk bayi kucing yang tidak disusui induknya, pemberian susu di usia minggu ketiga sebanyak 5 kali/ 10-15 ml
Usia minggu keempat
Pada usia ini, anak kucing sudah mulai belajar untuk makan makanan induknya. pemberian makanan weaning mulai dapat diperkenalkan. Anak kucing usia sebulan akan meningkat keingintahuannya, biasanya mereka akan mulai memanjat karena mulai mengerti ketinggian. Kapasitas pendengaran dan penglihatannya mulai berkembang sempurna. Untuk bayi kucing yang tidak disusui induknya, pemberian susu di usia minggu keempat sebanyak 5 kali/ 10-15 ml.
Demikian lah kondisi anak kucing pada usia satu bulan pertama, semoga penjelasan dan tips-tips yang diberikan dapat bermanfaat. Perhatian dan kesabaran kita sangat dibutuhkan untuk dapat menghasilkan anak-anak kucing yang sehat dan lucu.

Komentar
Posting Komentar