Kucing Hitam Tidaklah Membawa Sial! Ayo Kita Peduli Kucing Hitam!

Kucing Hitam Tidaklah Membawa Sial! Ayo Kita Peduli Kucing Hitam! - Kita semua sebagai pemelihara kucing pasti memiliki jenis kucing terfavorit. Mungkin dari ragdoll, exotic shorthair, persia, maine coon dan yang lainnya. Pastinya tiap jenis kucing juga memiliki warnanya masing-masing, ada yang cokelat, abu-abu kebiruan, lilac,putih solid dan adapula yang hitam. Nah catlovers, sebagai pecinta kucing pasti kita semua juga sadar dengan animo yang melekat pada benak orang-orang tentang kucing hitam itu selalu membawa sial . Pertanyaan terbesarnya, apakah animo itu benar? Ayo dilanjut bacanya agar tahu jawabannya!
Kucing Hitam Tidaklah Membawa Sial! Ayo Kita Peduli Kucing Hitam!

Ternyata kucing hitam tidaklah mendatangkan sial sama sekali. Itu hanyalah stigma yang telah tertanam dibenak kita sejak dulu. Mayoritas orang melihat kucing hitam merupakan simbol yang kelam dan mistis hanya karena warna bulu mereka. Ini juga semakin dikuatkan karena warna hitam selalu identik dengan hal yang gaib, suram dan tidak menyenangkan.

Imbas dari animo yang tidak dapat dibuktikan ini sangat merugikan kucing hitam. Mereka sangat jarang diadopsi dan menjadi jenis kucing terbanyak dalam kill-list tiap penangkaran kucing. Bagaimana tidak, mereka sangat tidak diminati oleh calon pengadopsi kucing yang datang ke tiap penangkaran kucing. Menurut survey itu kembali karena warna hitam dari bulu mereka sangatlah tidak menyenangkan dan dipercaya selalu membawa sial. Bagaimanapun animo ini telah menimbulkan goresan lebar dalam dunia kucing.

Imej kucing hitam sebagai pembawa sial ternyata dimulai semenjak sebuah pergerakan buruh internasional menyebabkan kerugian besar bagi negaranya masing-masing. Hal ini digawangi oleh Industrial Worker of the World (IWW) yang tergabung sebagai gabungan serikat pekerja buruh yang akan melawan, menyabotase, melancarkan aksi anarki ataupun membuat kericuhan apabila mereka merasa adanya ketidak adilan disaat bekerja. Mereka dulu selalu menggunakan simbol berupa kucing hitam, sehingga mayoritas orang menyimpulkan bahwa kucing hitam adalah lambang sabotase, kekacauan, keributan dan anarkis.Simbol dari kucing hitam untuk IWW ini dulu didesain oleh seorang penulis sekaligus aktivis buruh yang bernama Ralph Chaplin.

The Animal Foundation menghimbau bahwa kucing hitam bukanlah pembawa sial. “Marilah kita kembali ke beberapa abad yang lalu. Bagi masyarakat Mesir Kuno kucing hitam adalah hewan pembawa keberuntungan, ini dapat diketahui bahwa pada tahun 3000 SM kucing hitam berada dikasta yang paling tinggi dan sangat dilarang untuk melukainya. Pelautnya pun selalu membawa kucing hitam didalam kapalnya yang sedang berlayar, mereka percaya bahwa kucing hitam adalah pembawa keberuntungan” tukas juru bicara The Animal Foundation.

Hal ini juga menjadi fenomena menurut sebuah tim penyelamat binatang yang dinamakan North Shore Animal League America. Manager dari tim penyelamatan tersebut, Cindy Szczudlo angkat bicara tentang hal yang menyangkut kucing hitam ini. “Kami belum lama mengadakan sebuah acara yang bertujuan untuk menarik banyak orang agar mengadopsi kucing. Banyak sekali kucing teradopsi dari acara ini, namun tidak untuk kucing-kucing yang berwarna hitam” kata Szczudlo, “Mungkin ada 1 sampai 2 kucing hitam yang teradopsi, tetapi jauh lebih banyak kucing berwarna lebih cerah seperti warna orange dan jenis kucing calico” tambahnya.

Natalie DiGiacomo, kepala bagian penangkaran dari Humane Society of the United States juga menganggap kita semua harus menghilangkan stigma “kucing hitam adalah pembawa sial” dari benak kita. “Kita harus bisa menghilangkan stigma yang bersifat mitos itu, hal itu sangatlah memalukan jika terus kita anggap serius di masa sekarang” tukas DiGiacomo “Saya tidak ingin kita semua kehilangan sesuatu yang kita acuhkan hanya karena kita terperdaya oleh rumor yang tidak jelas sejak dulu” tambah DiGiacomo.

National Geographic juga ikut menambahkan statement tentang keuntungan memelihara kucing hitam. “Kucing hitam mengalami satu hal yang dinamakan melanism, yakni kondisi dimana si kucing memiliki bulu berwarna hitam dan mata yang berwarna kuning. Ini akan meningkatkan sistem imun si kucing dan pastinya sangat menguntungkan bagi mereka sendiri. Imunitas ini akan membuat si kucing tidak mudah sakit dan tentu saja karena bulunya yang berwarna hitam ini akan membuat si kucing menjadi lebih terlindungi dari hewan pemangsanya atau menjadi kamuflase terbaik dalam menangkap mangsa.”

Ternyata, setiap tanggal 17 Agustus yang merupakan Hari Kemerdekaan Indonesia, ini juga merupakan International Black Cat Appreciation Day (Hari Penghargaan Kucing Hitam Sedunia) dimana semua orang diharapkan untuk berfoto dengan kucing hitam dan meng upload-nya kedalam akun sosial media yang mereka punya dengan menyertakan hashtag #BlackCatAppreciationDay dalam postingan-nya. Bahkan untuk pecinta kucing yang masih kecil, mereka diharpkan untuk menggambar kucing hitam dan berfoto bersama gambarnya. Wah lucunya!

ni merupakan gerakan yang berawal dari Kampanye yang ada di Facebook tahun 2011 dalam rangka menumbuhkan rasa tiap orang-orang bahwa kucing hitam tidaklah membawa sial dan sangat layak untuk dipelihara juga dirawat. Menurut daysoftheyear.com, takhayul yang tumbuh ditengah masyarakat bahwa kucing hitam membawa sial tidaklah benar. “Anda akan menyadari betapa hebatnya peraaan anda disaat memelihara kucing hitam, mereka bisa menjadi sahabat terbaik anda”.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips untuk mendadani anak fashionable

7 Manfaat Khitan Bagi Perempuan